Komplotan Begal Dibekuk Dibekuk Petugas, Satu Orang Melarikan Diri
Hukum & Kriminal

Komplotan Begal Dibekuk Dibekuk Petugas, Satu Orang Melarikan Diri

Sleman,(sleman.sorot.co)--Satreskrim Polres Sleman berhasil mengaman 1 dari 2 orang pelaku pencurian yang disertai dengan kekerasan (curas). Pelaku yang berhasil diamankan tersebut yakni DAS (24) warga Kecamatan Piyungan, Kabupaten Bantul, untuk pelaku yang berhasil kabur dan saat ini menjadi DPO yakni GS warga Dusun Jonggrangan, Desa Modalan, Kecamatan Banguntapan, Kabupaten Bantul.

Kasat Reskrim Satreskrim Polres Sleman, AKP Deni Irwansyah mengatakan untuk pelaku DAS diamankan di Jarakan, Tirtomartani, Kalasan, Sleman, Selasa (28/4/2020). Sedangkan untuk pelaku GS, saat dilakukan penangkapan di rumahnya, pelaku berhasil melarikan diri. 

Pelaku kami tangkap karena telah melakukan pencurian dengan kekerasan yang disertai ancaman menggunakan senjata tajam oleh pengendara sepeda motor yang diketahui bernama Tri Mulyani (30), warga Dusun Watukangsi RT 03 RW 08 Desa Wukirharjo, Kecamatan Prambanan, Kabupaten Sleman,” ucapnya Kamis (30/04/2020).


Saat itu, tambah Deni, kejadian tersebut dilakukan di Jalan Raya Prambanan - Piyungan, Dusun Tukan Bercak RT 05/25, Desa Jogotirto, Kecamatan Berbah, Kabupaten Sleman, Selasa (07/04) pukul 03.00 WIB. 

Selain mengamankan pelaku, petugas juga mengamankan satu unit sepeda motor matic  AB 5275 X, satu pisau dapur, jaket dan dua topi yang digunakan untuk melakukan kejahatan pelaku serta satu handphone hasil kejahatan sebagai barang bukti. 

Pelaku DAS merupakan yang mengendarai sepeda motor. Sedangkan pelaku GS yang membonceng dan membawa clurit serta yang mengancam korban,” tambah AKP Deni. 

Diceritakan, kejadian berawal saat korban sedang mengendarai sepeda motor sendirian melintas di wilayah berbah. Saat di jalanan sepi, ada dua orang berboncengan motor memepet korban sambil mengacungkan senjata tajam clurit, pelaku yang membonceng  meminta korban untuk menepi. Setelah berhenti dua laki-laki itu memaksa meminta isi tas yang dibawanya.

Merasa ketakutan, selanjutnya korban memberikan tas yang dibawanya kepada para pelaku. Dalam tas tersebut dompet yang berisi uang Rp 150.000 dan dua buah handphone dibawa oleh para pelaku. Atas kejadian, korban langsung melaporkannya ke Polres Sleman. 

Kami yang mendapati adanya laporan langsung menindaklanjutinya dengan melakukan penyelidikan berupa meminta keterangan korban, melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dan mengumpulkan data-data lain yang berhubungan dengan perkara. Dari informasi dan data tersebut, kami berhasil mengidentifikasikan pelaku dan menangkap satu pelaku,” paparnya. 

Atas kasus ini, pelaku DAS dijerat Pasal 365 dengan ancaman hukuman maksimal sembilan tahun penjara. Sedangkan pelaku DS diharapkan untuk segera menyerahkan diri kepada petugas kepolisian.